[Fanfic: ShouxHiroto] Our Wedding

Title: Our Wedding
Author: Haru Sugitani
Pairing: ShouxHiroto
Rating: PG
Genre: fluff
warning: typo, gaje banget =w=)/

A/N: bingug ngasi judul sumpahnya DX

Douzo~

¤S¤H¤

“Ohayou~”

‘Kubuka mataku setelah merasakan sesuatu menyentuh bibirku dengan lembut. Ternyata sebuah morning kiss di pagi hari dari dia bisa membangunkanku dari tidurku yang lelap. Aku merasa seperti putri tidur saja, dan dia pangerannya.

“ohayou Shou-yan~”

Ucapku seraya bangun dan membalas morning kiss tadi padanya. Dia tersenyum, senyumannya manis sekali. Aku sangat suka saat dia tersenyum kepada ‘ku, hanya untuku. Sampai rasanya aku ingin memakannya, tapi kalau aku memakannya aku tidak akan bisa melihat senyumannya lagi.

“eh? Kenapa kau senyam-senyum aneh begitu? Apa ada sesuatu dimuka ‘ku?” tanyanya bingung sambil meraba-raba wajahnya dengan kedua telapak tangannya itu. Lucu sekali dia~

“ya begitulah~ ada sesuatu dimuka mu.”

‘ku dekatkan wajahku ke wajahnya hingga hanya tersisa jarak 5cm antara wajah ‘ku dan wajahnya, lalu ‘ku kecup pipinya.

“ini~ ada bekas kecupan ‘ku.”

aku langsung beranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi.

“oi oi! Berani yah kau mempermainkan ku?! Sini aku balas kau!”

Dia pun berlari mengejarku, lalu setelah dekat dia memeluk ku dari belakang.

“hey Shou-kun ini masih pagi!” ucapku sambil berusaha melepaskan diri.

“memangnya kenapa kalau masih pagi?” tanyanya sambil menciumi wajahku.

“lagi pula kita sudah menikah kan? Kau milikku~”

ya menikah. Dengan kata lain dia suamiku, suamiku sejak satu bulan yang lalu. Kami menikah di sebuah gereja kecil di tengah desa yang indah. Tentu saja bukan di Jepang, kami menikah di Belanda. Kau pasti tahu apa alasannya kan? Saat itu dia terlihat sangat tampan sekali dengan jas putihnya, dan aku memakai gaun yang cantik, awalnya aku menolak, tapi dia memaksaku terus. Yah sudahlah toh aku menikah hanya sekali dengannya.
Pernikahan kami hanya dihadiri oleh tiga orang sahabat kami. karena orang tua kami tidak setuju, yah mana ada orang tua yang setuju anaknya melakukan pernikahan sesama jenis. Tapi meskipun begitu kami tetap melakukannya,karena kami saling mencintai.

“hei lagi-lagi kau tersenyum tidak jelas begitu, kau sedang memikirkan apa sih?”

“aku sedang memikirkan tentang hari pernikahan kita.” Shou tersenyum setelah mendengar ucapanku barusan.

“aku mencintaimu Pon.” ucapnya seraya mengecup bibirku.

“aku juga mencintaimu Shou.”

FIN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: