[Fanfic: ShouxSaga] Flower Shop

Title: Flower Shop
Chapter: oneshoot
Author: Haru Sugitani
Pairing: ShouxSaga
Genre: fluff maybe
Rating: PG – 15
Warning : cerita abal-abal, bahasa amburadul dsb
A/N: pertama kali bikin pair ini muahaha

   

Terlihat seorang pria bertubuh tinggi dan berambut tinggi memasuki sebuah toko. Toko bunga. Bersamaan dengan di membuka pintu toko sebuah bunyi terdengar dari lonceng yang dipasang dipintu itu. Pemilik toko pun langsung mengucapkan “selamat datang” dengan tersenyum ramah. Pria brunet pun membalasnya dengan tersenyum juga.
“mencari bunga apa tuan?” Tanya pemilik toko.
“aa apa ya? Aku tidak tahu harus memberinya bunga apa” ucap pria brunet sambil menggaruk-garuk kepalanya yang sama sekali tidak gatal itu.
“ Mau memberikan untuk seseorang?”  pria brunet itu menganngguk.
“ iya, untuk mantan pacarku.” ucapnya sambil tersenyum cerah.
Sang pemilik toko terlihat bingung mndengar kata mantan pacar. Dia ingin bertanya, tapi dia mengurungkan niatnya. “bukan urusanku” ucapnya dalam hati.
“kalau begitu bagaiman kalau bunga mawar saja? Hari ini hari valentine kan?” saran pemilik toko.
“ahh!! Kau benar tuan! Tolong rangaikan bunga mawar untukku yah.” senyum kembali berkembang di wajah pria brunet itu.
Pemilik  toko pun langsung merangkai bunga-bunga mawar  segar yang ada disitu hingga menjadi buklet yang sangan cantik.
“cantik sekali~ dia pasti suka! Terima kasih tuan~ berapa semuanya?”
“semuanya jadi-“
Tiba-tiba terdengar suara lonceng dari arah pintu yang menandakan ada pelanggan yang masuk. Pelanggan itu seorang pria yang lebih pendek beberapa cm dari pria brunet.
“selamat datang!!” pemilik toko kembali tersenyum ramah menyambut pelanggannya itu. Tapi kali ini dia dihiraukan oleh pelanggannya itu, karena pria itu telihat sangat kesal lalu menghampiri pria brunet.
“SHOU!!!!!” ucap pria itu kepada pria brunet yang dia panggil Shou itu.
“Sagacchi~ ada apa kesini?” jawab Shou dengan wajah berbunga.
“harusnya aku yang bertanya seperti itu, sedang apa kau disini hah? tiba-tiba kau menghilang begitu saja dari hotel, aku mencarimu kemana-mana  tahu!!” teriak Saga didepan muka Shou.
“ ini kan toko bunga, yah tentu saja untuk membeli bunga.” jawab Shou tanpa dosa.
“beli bunga untuk apa?” Tanya Saga masih kesal.
Laslu Shou memberikan bunga itu pada Saga. “ tentu saja untukmu sayang~”  Saga terlihat kaget. Mukanya memerah menggantikan raut muka kesalnya. Baru saja sebuah senyum akan terlukis diwajahnya  tiba-tiba sang pemilik toko bersuara
“jadi ini mantan pacar tuan?” ucapnya tanpa dosa. Seperti tersengat listrik  muka Saga kembali kesal, ah tidak sekarang lebih dari kesal. Dia sangat marah sekarang.
“Apa maksudnya itu Shou??! Mantan pacar? Siapa? Jadi kau masih berhubungan dengan Hiroto?!! Aku tidak percaya ini Shou, kita baru saja menikah dank au sekarang malah-“ kata-kata yang keluar dari mulut Saga terhenti setelah Shou menciumnya dibibir.
“sudah bicaranya Saga?”
Saga tersenyum lalu menginjak kaki Shou dengan sekuat tenaga. “AWWWWWWWW” ringis Shou kesakitan sambil memegangi kakinya yang sakit.
“kau kenapa sih? Aku bias jelaskan semuanya tahu!” Shou mengerucutkan bibirnya masih tetap memegangi kakinya yang sakit.
“yang aku maksud mantan pacarku itu kau.” ucap Shou. Saga membelalakan matanya tak percaya.
“apa maksudmu? Aku kan er ‘istrimu’. Kenapa kau menyebutku mantan pcarmu?”
“hahha karena kau istiku makannya aku bilang kau mantan pacarku. Sudah mengerti sekarang?”
Jelas Shou lalu mengelus-mengelus rambut Saga. “terimalah ini” Shou memberikan buklet bunga itu lagi. “selamat hari kasih sayamg, aku menyayangimu”
Muka Saga kembali memerah, dia tersenyum “terima kasih Shou” Saga lalu mencimu pipi Shou “aku juga menyayangimu”. Kali ini giliran muka Shou yang memerah, hanya seringai yang terlihat diwajahnya.
Seaakan ingat sesuatu Shou memalingkan wajahnya kearah meja kasir “yaampun tuan maafkan kami membuat keributan di toko mu!!” Shou membungkuk meminta maaf. Saga juga membungkuk karena merasa bersalah dan berbuat bodoh dengan salah paham terhadap Shou.
“ti-tidak apa-apa” ucapa pemilik toko sadar bahwa dialah yang menyebabkan pertengkaran ini terjadi dengan menanyakan Saga adalah mantan pacar Shou.
“o yah berapa semuanya?” Shou hendak merogoh sakunya
“gratis tuan. Karena hari ini hari valentine jadi aku memberikannya untuk pasangan seperti kalian”
“terima kasih tuan!” Shou kembali membungkuk. ‘kami pergi dulu, permisi” kedua orang itupun pergi meninggalkan toko bunga, sekarang hanya tinggal pemilik toko itu sendiri.
“kapan yah aku bisa seperti mereka?”

FIN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: