[Fanfic Alice Nine] Untitled

Title: untitled
Author: Haru Sugitani
Genre: AU, angst
Pairing: Guest
Rating: PG

=========

Sudah lima hari aku mulai kembali berangkat kuliah. Sebelumnya aku lebih memilih mengurung diri di dalam apartemenku ketimbang kuliah. Itu karena kejadian seminggu yang lalu, kejadian yang membuatku sangat syok. Kalau saja aku tidak ingat bagaimana ibuku bekerja keras untuk membiayai kuliahku, mungkin aku akan tetap mengurung diri.

Disinilah aku sekarang, duduk dibawah salah satu pohon yang ada di kampusku, tempat favoritku untuk bersantai. Aku membuka laptopku, kutelusuri folder-folder yang ada, entahlah apa yang kucari. Setelah membuka folder-folder itu secara random, akhirnya krusorku sampai pada sebuah folder foto. Aku memang suka memotret, karena itulahaku mengambil jurusan fotografi.

Kuukirkan senyum tipis saat melihat sebuah foto yang menampakan sosoknya. Sosok yang selama ini selalu bersamaku sejak kecil. Sahabatku. Sahabat yang sangat kusayangi, kucintai. Aku sangat mencintainya, tapi aku tidak akan pernah berani menyatakan perasanku padanya. Aku tidak ingin merusak hubunganku persahabatanku dengannya. Bahkan dia sendiri hanya menganggapku sebagai adik.

Aku kembali tersenyum, bukan senyum senang, tapi miris. Setelah melihat foto yang menampilkan sosoknya lagi, tapi dengan seseorang disampingnya. Kekasihnya. Sampai kapanpun aku tidak bisa memilikinya, tidak bisa karena ..

“Pon.” kualihkan pandanganku kearah sumber suara yang memanggilku.

“Saga.” Ucapku padanya. Kulihat matanya masih sembab, mungkin sekarang air matanya sudah habis. Dia baru masuk lagi sejak kejadian itu.

“kau sedang lihat apa Pon?” Diapun duduk disampingku sambil melihat kelayar laptopku.

“oh ini-” mukaku langsung memucat sadar apa yang Saga lihat. Layar laptopku masih menampilkan foto dia dengan Saga.

“ma-maaf Saga.” ucapku kepadanya dengan nada bersalah.
“tidak apa-apa Pon.” Dia berusaha tersenyum, walau sorot matanya menunjukun kalau dia sangat sedih. Hening menyelimuti kami berdua.

“aneh yah, biasanya diasaat seperti ini dia akan muncul dengan tersenyum lebar ha ha” Saga tertawa sambil menahan tangisnya.

“tapi sekarang dia sudah tidak ada … ” Saga pun menitikan air matanya lagi.

Aku tidak akan pernah bisa memilikinya, karena dia sudah tidak ada lagi di dunia ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: